Monday, 13 July, 2020

Cara Budidaya Tanaman Hias Anggrek


Cara Budidaya Tanaman Hias Anggrek

Cara Budidaya Tanaman Hias Anggrek – Setiap tanaman memiliki syarat sendiri-sendiri untuk tumbuh, begitu pula tanaman hias Anggrek.

Tanaman hias Anggrek hanya dapat tumbuh dan dibudidayakan dengan temperatur antara 15 – 28 derajat celcius. Anggrek memiliki banyak varietas yang memiliki sifat tumbuh berbeda-beda pula, contohnya Anggrek tanah lebih tahan panas dari pada Anggrek pot. Walaupun tahan panas, tanaman Anggrek tetap akan mengalami dehidrasi apabila temperatur terlalu tinggi yang akhirnya dapat menghambat pertumbuhan tanaman itu sendiri.

Baca Juga : Klasifikasi Anggrek

Berikut ini akan saya lampirkan cara-cara serta penjelasan dalam membudidayakan tanaman hias Anggrek:

Pembibitan

Anda dapat memperbanyak Anggrek dengan cara vegetatif maupun generatif. Untuk perbanyakan vegetatif contohnya seperti melalui pemecahan atau pemisahan rumpun seperti Dendrobium sp dan Oncidium sp. Sedangkan perbanyakan generatif yaitu menggunakan biji sangatlah sulit untuk dilakukan karena membutuhkan jamur yang bersimbiosis dengan biji tersebut.

Persiapan Lahan dan Media Tanam

Anda dapat menanam tanaman Anggrek di sekitar rumah anda, yang penting anda memberikannya tempat yang teduh atau tidak terkena sinar matahari secara langsung. Disarankan untuk menanamnya di dalam Green House karena Anggrek dapat berbunga lebih indah, sehingga semakin mahal juga harga jualnya.

Untuk tempat penanamanya atau media tanamnya, harus memiliki aerasi yang baik serta steril dari penyakit, dan tentunya memiliki tingkat keasaman tanah (pH) yang stabil. Keasaman tanah yang paling bagus untuk menanam Anggrek adalah sekitar 5 – 6, jika terlalu asam lakukan pengapuran untuk menaikkan pH tanah, anda dapat menggunakan dolomite untuk metode pengapuran ini. Tidak lupa dengan mengatur sistem drainase air sehingga tanaman Anggrek tidak kebanjiran dan juga kekeringan. Media tumbuh yang sering digunakan di Indonesia adalah serutan kayu, potongan kayu, serabut kelapa, moss, arang, pakis, dan kulit pinus.

Anda juga dapat menanam bibit Anggrek dalam plastik hingga berusia 3 bulan, barulah anda pindahkan ke dalam pot berukuran kecil (diameter 6 – 12 cm). Berikan pupuk organik secara berkala agar pertumbuhan lancar, jika sudah lebih dari 3 bulan, pindahkan ke pot yang lebih besar dengan media tanam yang sudah anda siapkan.

Menjaga Suhu yang Tepat

Tanaman Anggrek membutuhkan lingkungan yang sesuai untuk nyaman dalam pertumbuhannya. Suhu yang sesuai dengan tanaman Anggrek adalah sekitar 15 – 28 derajat celcius tergantung dari varietasnya. Anda dapat menggunakan Green House dilengkapi Air Conditioner untuk menjaga kestabilan suhu di sekitar tanaman Anggrek anda. Jika bisa, bunga yang dihasilkan akan menjadi lebih indah daripada suhu yang tidak stabil.

Pemeliharaan Anggrek

Sering-seringlah mengecek kondisi tanaman Anggrek anda serta lakukan penyiraman rutin. Jagalah tanaman anda dari serangan-serangan hama atau penyakit seperti tungau, belalang, dan kutu daun. Anda harus melakukan sanitasi lahan secara rutin dan memotong kemudian membuang bagian tanaman yang sekiranya tidak sehat atau terkena penyakit. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit lebih lanjut. Jika serangannya tidak terlalu parah, sebisa mungkin hindari penggunaan dari bahan-bahan kimia seperti pestisida kimiawi. Karena penggunaan bahan-bahan tersebut dapat merusak kondisi tanah yang menjadi media tanam Anggrek anda.

Lakukan juga penyiangan, penjarangan, dan penyulaman tanaman anda. Berikutnya, lakukanlah pemupukan dengan unsur C, H, O, N, S, P, K, Ca, dan Mg. Perbandingan dalam pemupukan NPK adalah 3 : 3 : 3 agar tanaman dapat lebih cepat tumbuh dan berkembang. Jika sudah pada kondisi berbunga, berikan pupuk tersebut dalam perbandingan 1 : 6 : 1.

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Timun Suri

0 comments on “Cara Budidaya Tanaman Hias Anggrek

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *