Wednesday, 11 December, 2019

Cara Budidaya Tomat Dalam Pot


Cara Budidaya Tomat Dalam PotSecara garis besar, cara menanam Timat dalam pot dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

1/Berikan ruang yang mencukupi untuk tumbuh. Apabila anda hendak menanam tomat dari biji maka usahakan memberikan bibit Tomat lebih luas ruang guna berkembang. Jika kondisi tanaman penuh sesak maka akan menghambat pertumbuhan tanaman Tomat bersangkutan. Setelah bibit Tomat tumbuh besar maka dapat ditandai dengan tumbuhnya daun – daun sejati,

saat inilah anda dapat memindahkan masing – masing tanaman pada wadah yang berbeda – beda sehingga pertumbuhannya menjadi lebih optimal dan menghindarkan tanaman saling berebut makanan agar nantinya tanaman Tomat bisa berbuah lebih banyak.

2/Berikan sinar matahari yang cukup . Bibit – bibit Tomat akan mampu tumbuh dengan kuat apabila memperoleh asupan sinar matahari secara langsung dimana pemberian cahaya buatan sangat dibutuhkan untuk kondisi yang ekstrim dimana sinar matahari kurang mencukupi karena kondisi cuaca buruk atau lokasi penanaman yang tidak terkena sinar matahari.

Bagi anda yang belum menentukan lokasi tepat untuk memungkinkan mendapatkan sinar matahari terhadap tanaman Tomat maka silahkan memberikan cahaya buatan selama 14 s/d 16 jam dalam sehari.

3/Berikan kehangatan yang mencukupi untuk tanaman anda. Tanaman Tomat yang bersangkutan cocok ditanam pada daerah dataran rendah karena secara garis besar mereka akan tumbuh dengan subur jika ada cuaca yang hangat.

Anda dapat mengusahakan kondisi yang hangat dengan cara menyelimuti area tanam dengan memakai plastik hitam atau merah selama beberapa minggu sebelum anda mulai bercocok tanam tanaman Tomat. Selain dapat memunculkan rasa hangat, teknik menyelimuti pada area tanam ini akan membantu mengurangi tumbuhnya gulma di area tanam.

Fungsi lainnya adalah mencegah tanaman Tomat anda terkena percikan – percikan air ketika melakukan penyiraman yang akan menyebabkan terjadinya penularan penyakit dari dalam tanah.

4/Tambahkan media tanam ‘ekstra’. Setelah tanaman Tomat yang anda kembangkan usianya bertambah besar, silahkan tambahkan media tanam ke dalam pot – pot / area tanam. Selanjutnya urug atau tambahkan media tanam ke sekitar batang pokok tanaman Tomat yang nantinya akan memperkuat batang dan perakaran.

Di samping itu dapat juga memberikan ruang menjadi lebih luas terhadap akar untuk dapat berkembang untuk selanjutnya menyerap nutrisi dari tanah.

Cara lainnya adalah dengan menggali lubang yang cukup dalam atau menggali parit dangkal dan mengistirahatkan / membaringkan batang – batang tanaman Tomat ke dalamnya untuk selanjutnya ditimbun kembali dengan tanah gembur.

Hal inilah yang akan memicu pertumbuhan akar – akar baru yang nantinya akan mendorong potensi penyerapan nutrisi di sekitar dalam tanah menjadi lebih maksimal

5/Sesekali olahragakan tanaman Tomat anda. Tanaman pun membutuhkan olahraga agar tumbuh sehat seperti halnya tubuh anda, tak terkecuali dengan tanaman Tomat, yang bersangkutan harus mendapatkan gerakan – gerakan sehat dengan cara menggoyang – goyangkan anggota batang agar mampu tumbuh kuat. Jika anda menanam Tomat di luar ruangan maka kondisi ini akan tercukupi oleh adanya tiupan angin yang tidak terlalu keras dari sekitar pekarangan.

Namun bila tanaman Tomat diletakkan di dalam ruangan rumah maka silahkan memasang kipas angin untuk sekedar mengolahragakan tanaman Tomat sekitar 10 menit dalam dua kali sehari.

6/Lakukan perempelan daun Tomat. Proses ini dilakukan setelah tanaman Tomat anda memiliki ketinggian sekitar 1 meter, maka lakukanlah perempelan terhadap daun Tomat yang tumbuh pada batang – batang bagian bawah yaitu sekitar 30 Cm dari tanah.

Perempelan daun memiliki fungsi untuk menghilangkan daun – daun tua pada batang bagian bawah tanaman. Pada bagian ini adalah bagian yang mendapatkan sedikit sinar matahari dan sirkulasi udara sehingga kurang mampu berfungsi secara maksimal untuk dapat memasak makanan.

7/Lakukan pemangkasan cabang tanaman Tomat yang tidak penting. Teknik pemangkasan cabang tanaman adalah merupakan salah satu cara dalam membuat tanaman Tomat anda menjadi berbuah lebat. Jika diperhatikan dengan lebih seksama bahwa pada tanaman Tomat anda ada tumbuh beberapa cabang kecil – kecil terutama pada bagian pertengahan dua cabang / tengah – tengah percabangan utama.

Cabang ini akan terlihat tumbuh subur dan tampak menarik namun anda justru harus memangkasnya karena hanya akan menghisap sari – sari makanan saja namun jarang menghasilkan buah yang lebat.

Pada umumnya umur tanaman Tomat hingga usia panen pertama kali adalah sekitar 3 bulan sejak tanaman dipindah ke dalam pot. Pada waktu panen berikutnya bisa menunggu yaitu masing – masing selama 3 s/d 5 hari sekali sampai buah Tomat habis dipanen.

8/Penyiraman yang teratur adalah ketika tanaman anda sedang tumbuh dan mengalami perkembangan yang cukup maju maka pada saat itulah tanaman membutuhkan perhatian ekstra terutama untuk asupan air. Ketersediaan air menjadi sesuatu yang sangat penting untuk diperhatikan bagi tanaman Tomat agar mampu berkembang yaitu tumbuh dan berbunga.

Maka dari itu pastikan anda menyiram tanaman Tomat minimal 3 hari sekali guna dapat memastikan ketersediaan air.

Tambahkan frekuensinya apabila kondisi cuaca sedang musim kemarau, dimana yang perlu diperhatikan adalah teknik penyiraman jangan sampai terjadi air yang menggenang di area tanam karena tanaman Tomat sangat rentan terkena penyakit busuk akar yang disebabkan karena terendam air dalam kurun waktu yang cukup lama.

Apabila anda menanam dalam pot maka letakkan pecahan – pecahan batu bata / genting di dasar pot sebelum ditaruh pada media tanam. Ini memastikan bahwa kelebihan air dapat dikeluarkan dari pot. Penyiraman dilakukan pada waktu pagi hari sekitar jam 07.30 pagi atau jam 16.00 sore.

Baca Juga : Cara Membudidaya Tanaman Pisang Kepok

Frekuensi penyiraman dikurangi apabila tanaman sedang berbuah lebat dan berusia setengah matang maka lakukan teknik penyiraman tersebut di atas guna memperoleh buah Tomat dengan konsentrasi gula tinggi dan air yang sedikit sehingga cita rasa daging buah menjadi lebih manis.

Hindari menahan air secara berlebihan sehingga menyebabkan gugur bunga / ‘pentil’ buah atau bahkan layu pada keseluruhan tanaman dan akhirnya mati.

Demikian kami menjelaskan tentang cara budidaya Tomat dalam pot dan pengembangannya, semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Baca Juga : Agrotek

0 comments on “Cara Budidaya Tomat Dalam Pot

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *