Tuesday, 15 October, 2019

Pengertian dan Unsur Estetika


Pengertian dan Unsur Estetika – Mendengar kata estetika mungkin dalam fikiran kita pasti mengarah kepada unsure keindahan, karena kata tersebut sangat erat hubungannya dengan keindahan. Maka dari itu untuk mengetahui pengertian sebenarnya dari kata estetika mari kita simak uraian berikut.

Pengertian Estetika

Estetika Merupakan salah satu cabang dari filsafat yang membahas tentang keindahan, bagaimana ia keindahan bisa terbentuk dan bagaimana keindahan bisa dinikmati.

Secara etimologis, berasal dari bahasa Yunani yakni aistheitike Alexander Gottlibe Baumgarten pertama kali menggunakan istilah ini pada tahun 1735 untuk pengertian ilmu tentang hal yang bisa dirasakan lewat perasaan.

Berikut pengembangan istilah Yunani tentang estetika

  1. Aisthanomai (mengindera, mempersepsi, merasakan dengan indera)
  2. Aesthesis ( penginderaan, pengamatan)
  3. Aestheticos ( Hal-hal yang berkaitan dengan penginderaan)
  4. Aesthetica (Ilmu tentang nilai penginderaan)

Secara harfiah “estetika” adalah kajian tentang keindahan (beauty) atau yang indah (the aesthetic), citarasa (taste) dan seni (art).

Kesimpulannya estekika berawal dari kegiatan merasakan, menanggapi, mengindera, atau mengamati objek, baik objek alam maupun seni.

Unsur Estetika

Terdapat beberapa unsur estetika yakni :

  1. Unsur Bentuk : secara umum bentuk suatu objek yakni ada dua jenis yaitu dua dimensi dan tiga dimensi, objek dua dimensi yakni hanya bisa dipandang dari sis depan saja dan memiliki bentuk datar, misalkan lukisan, foto, dll. Sedangkan tiga dimensi yakni bisa dilihat dan dinikmati dari segala penjuru dan memiliki colume, kedalaman dan ruang, seperti bangun ruang jika dalam matematika. Misalkan patung, tas, pakaian, dll.
  2. Unsur warna : keindahan suatu objek juga dipengaruhi oleh unsur warna, pemilihan warna juga harus sangat teliti dan bisa menyatu dengan seni yang dibuat. Tidak asal-asalan. Setiap warna memiliki arti filosofi sendiri-sendiri, misalkan kuning menggambarkan tentang keceriaan, Merah melambangkan keberanian, dll.
  3. Unsur Tema : tema atau ide, gagasan yang ingin disampaiakan oleh pencipta atau seniman kepada orang lain, biasanya dipengaruhi oleh faktor budaya, adat istiadat dan letak geografis. Contoh tema karya seni orang jawa berbeda dengan orang Sumatra atau Kalimantan.
  4. Unsur Motif Hias : motif hias atau sering disebut pola atau gambar atau corak, tujuannya adalah untuk menambah keindahan objek yang dibuat.

Itulah sedikit ulasan  tentang pengertian dan unsur estetika yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat untuk para pembaca.

0 comments on “Pengertian dan Unsur Estetika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *